
Depok, Mahasiswa Program Studi Produksi Media Universitas Indonesia (UI) menghadirkan program pengabdian masyarakat bertajuk WIRE: Sound for Society, sebuah kolaborasi unik yang menggabungkan donor darah, edukasi kesehatan, dan pertunjukan musik dalam satu ruang kreatif di Depok Open Space.
Mengusung tema “Dari Donor Darah ke Panggung Musik: Cara Baru Mahasiswa UI Mengajak Anak Muda Berkontribusi”, WIRE tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga mengajak generasi muda untuk terlibat dalam aksi sosial yang berdampak nyata.
Selain kegiatan donor darah sebagai agenda utama, pengunjung dapat mengikuti berbagai program menarik seperti stage talk industri musik, workshop music business dan music production, networking bersama komunitas kreatif, hingga kolaborasi internasional dengan mahasiswa Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia.
Program yang sepenuhnya dirancang dan dijalankan oleh mahasiswa Produksi Media UI ini juga menjadi panggung bagi talenta musik kampus. Sejumlah nama seperti Tingz, Secret Hideaway, Arteeich, Juzzer, Charmless Pals, dan The Jorts turut meramaikan acara sekaligus mendukung kampanye donor darah dan edukasi kesehatan.
Kepala Program Studi Produksi Media UI sekaligus Ketua Program Pengabdian Masyarakat WIRE, N. Rangga Wisesa, Ph.D., mengatakan kolaborasi dengan UiTM Malaysia menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan jejaring profesional di bidang industri kreatif.
Sementara itu, Ketua Panitia Noufal Adika menegaskan bahwa WIRE bukan sekadar konser yang dibalut kegiatan sosial.
“WIRE: Sound for Society adalah program pengabdian masyarakat yang menggunakan musik sebagai medium utama untuk mengajak anak muda berkontribusi kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui perpaduan kreativitas, edukasi, dan aksi nyata, WIRE: Sound for Society menghadirkan cara baru bagi generasi muda untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang relevan, inklusif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.